Bismillah..

Shubuh hari.. Selepas sholat shubuh, aku menyusul ibuku yg ada di kamarnya. Menemaninya menonton tayangan kuliah shubuh. Tiba-tiba ibuku memelukku dan mengecup pipiku, seraya mengucapkan “Selamat ulang tahun, semoga panjang umur, sehat selalu, cepet lulus, cepet dapet kerjaan, dan cepet nikah ya..”. Hmm.. siapa yang tidak sedih mendapatkan doa terindah dari seoran ummi sholehah seperti ibu. Terima kasih bu, doa dan ridhomu akan mengantarkanku pada ridho-Nya. Pagi yang indah  mengawali perjalanan hari yang panjang dengan indah pula.

Siang hari.. Keluargaku satu-per-satu meneleponku, kakak dan ayahku tercinta yang memang mereka tinggal di Ibu Kota. Hmm, cukup sedih karena mereka tidak isa memelukku seperti ibuku. Tapi, doa yang mereka lantunkan untukku lebih dari yang aku harapkan. Keluarga pun meneleponku, memberikan ucapan dan doa. Terima kasih banyak keluargaku, kalianlah orang yang mengenaliku, orang terdekat yang aku butuhkan, orang yang akan selalu aku gantung hidupku pada kalian.

Masih di siang hari.. adik-adikku dan teman-temanku memberikan ucapan dan doa. Yang terindah dan selalu membuatku terharu adalah kalimat sms dari adik-adikku tercinta. Allah menganugerahiku bidadari shalihah yang selalu mengingatkanku akan kebaikan dan amanahku padaMu. Mengantarkan mereka pada gerbang yang hakiki merupakan satu tanggung jawab yang besar, tapi mereka selalu mengingatkanku dengan cara yang polos, sopan, dan baik. Adik-adikku yang pintar dan shalihah, semoga Allah selalu meridhoi apa yang kalian lakukan, mengukir prestasi untuk agama dan bangsa, dan menjadikan diri yang bermanfaat dan memberkahi orang banyak. Itu saja harapanku untuk kalian. Hadiah terindah untukku ada pencapaian kalian pada harapanku.

Sore hari.. Masih sms berdatangan, terimakasih teman. Tanpa kalian aku tidak bisa menikmati hari-harikku mengenali kehidupan yang indah, melihat warna-warni kehidupan, dan rubik emosi yang terkadang harus kubenahi dalam diriku. Terimakasih, kalian menjadi teman-teman terbaikku, yang mengenalku meskipun hanya tahu dari satu sisi, tapi, kalian adalah temanku. Inilah aku apa adanya.

Malam hari.. Sahabatku memberikan ucapan dan doanya padaku. Aku sempat kecewa seharian karena tidak ada satupun yang memberikan ucapan di hari itu, sms yang kutunggu selalu bukan dari mereka. So sweet!!! Itulah kata-kata yang paling menyenangkan untuk kuucapkan pada kalian. Menangis terharu karena kalian merencanakan sesuatu yang indah, memberikanku ucapan tepat di jam 23.00 sesuai dengan tanggal kelahiranku. Thanks pals!!. Terima kasih untuk semuanya. Kepada sahabatku sejak SMA, terima kasih masih mengingat tanggal kelahiranku dan memberikan semangan untuk terus berjuang menyelesaikan sripsiku, I love you guys! Kepada sahabatku di bangku kuliah, terima kasih telah menerimaku apa adanya, maaf jika aku jarang meluangkan waktuku untuk kalian. Ada beberapa hal yang harus kubagi, antara keluarga, sahabat, dan amanah. Ingin rasanya aku menikmati waktu-waktu indah bersama kalian, tapi maaf, karena ada yang harus kupenuhi pula hak-haknya.

Ucapan terima kasih tidak akan pernah selesai hanya dengan kata-kata dan linangan air mata. Waktu kebersamaan bersama orang-orang terdekat tidak pernah terbeli dengan apapun. Aku bersyukur bahwa aku hidup di tengah-tengah lingkaran orang-orang yang mencintai-Nya dan mencintaiku. Aku tidak akan pernah bisa membalasnya hanya dengan memberikan cinta yang tulus pada kalian, yang akan membalas cinta kalian adalah cinta Allah yang Maha Pengasih, kudoakan selalu kalian berada dalam rahmat-Nya. Yang aku inginkan, kita kembali bersama kelak di tempat yang abadi, dengan kebahagiaan sebagai rasa di dalam hati kita.

Thanks God that I have a lovely fam, kindly friends, and cutely kiddo.. what a wonderful life!!🙂